Pleno II APBISDI
Digital First untuk Pertumbuhan dan Inovasi Bisnis
Denpasar, 25–27 Agustus 2023 – Asosiasi Profesi Bisnis Digital Indonesia (APBISDI) menyelenggarakan Rapat Pleno II di ITB STIKOM Bali, dengan mengusung tema “Digital First: Mendorong Pertumbuhan dan Inovasi Bisnis.”
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan APBISDI yang bertujuan untuk memperkuat arah kebijakan organisasi, merumuskan pedoman kerja, serta membahas isu-isu aktual di bidang bisnis digital dan pendidikan tinggi di Indonesia.
Pleno II juga menjadi wadah refleksi dan konsolidasi bagi para pengelola Program Studi Bisnis Digital di seluruh Indonesia untuk membangun sinergi dalam menghadapi perubahan lanskap ekonomi digital yang kian dinamis.
Sebanyak 52 peserta dari 40 perguruan tinggi negeri dan swasta hadir dalam kegiatan ini, baik secara langsung maupun daring, mewakili komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem pendidikan bisnis digital nasional.
Selain rapat kerja, kegiatan ini juga menghadirkan coaching clinic bersama Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA), yang berfokus pada peningkatan mutu dan kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Meneguhkan Sinergi untuk Pengembangan Profesi Bisnis Digital
Ketua Umum APBISDI, Dr. Mery Citra Sondari, S.E., M.Si. menyampaikan bahwa sejak berdiri pada 15 Juni 2022 di Bandung, APBISDI terus berupaya menghimpun seluruh program studi Bisnis Digital di Indonesia untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas institusi.
“Saat ini terdapat sekitar 158 Program Studi Bisnis Digital di seluruh Indonesia, dan sebanyak 78 program studi telah bergabung sebagai anggota APBISDI. Ini potensi yang luar biasa — tanpa koordinasi yang baik, efektivitas pengembangan keilmuan dan sumber daya manusia bisa terhambat.”
Beliau menekankan pentingnya adaptivitas dan pemikiran progresif di kalangan anggota asosiasi dalam menghadapi tantangan yang terus berubah.
“Kami tidak lagi bisa berpikir dengan paradigma lama. Dunia bisnis digital berkembang begitu cepat, sehingga kita harus mampu membaca kebutuhan pasar dan menyesuaikan kurikulum agar tetap relevan”
Optimisme terhadap Masa Depan Profesi Digital
Dr. Mery Citra juga mengaitkan arah pengembangan profesi Bisnis Digital dengan hasil riset global seperti The Future of Jobs Report oleh World Economic Forum, yang menunjukkan adanya pergeseran signifikan dalam dunia kerja.
“Banyak pekerjaan lama akan hilang, namun juga muncul banyak pekerjaan baru. Ketika kami analisis, sebagian besar pekerjaan baru tersebut justru sesuai dengan profil lulusan program studi Bisnis Digital. Ini yang menjadi dasar optimisme kami bahwa bidang ini memiliki prospek yang sangat cerah bagi generasi muda”
Dukungan ITB STIKOM Bali sebagai Tuan Rumah
Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada STIKOM Bali sebagai tuan rumah Pleno II. Ia menegaskan bahwa program studi Bisnis Digital merupakan program unggulan masa kini dan masa depan.
“Dalam kurun waktu empat hingga lima tahun, sudah ratusan program studi Bisnis Digital berdiri di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Ini menunjukkan tren yang sangat diminati masyarakat”
Menurutnya, pandemi Covid-19 telah mempercepat transformasi digital dan mendorong perguruan tinggi untuk menghadirkan program studi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Kurikulum Bisnis Digital harus fleksibel dan terus berkembang. Di STIKOM Bali, kami melakukan evaluasi dan pembaruan kurikulum maksimal setiap dua tahun agar tetap selaras dengan kebutuhan industri dan masyarakat,” tambahnya. Pleno II APBISDI 2023 menegaskan komitmen asosiasi untuk memperkuat peran akademisi, praktisi, dan industri dalam membangun ekosistem bisnis digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan semangat “Digital First”, APBISDI terus berupaya melahirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan profesionalisme dalam bidang bisnis digital menuju Indonesia Emas 2045
Dokumentasi Kegiatan




